Reader Comments

Tradisi lokal yang memukau dunia internasional

by ndik r (2019-01-05)


Pada mulanya tradisi membatik hanya berkembang di dalam keraton. Ada tatanan dan ketentuan yang sangat ketat mengenai pemakaian busana batik ini di lingkungan kerajaan. Motif-motif batik digunakan sebagai semacam penanda derajat atau kepangkatan seseorang dalam struktur kekuasaan kerajaan. 

Seiring dengan jalinan sosial dan berjalannya waktu, tradisi membatik itu lambat laun dikenal dan dikerjakan pula oleh masyarakat. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sandang keluarga, namun kegiatan membatik juga berfungsi sebagai mata pencaharian masyarakat. Sentra pabrik batik di Mojokerto ada di beberapa tempat seperti di Desa Mojosari, Desa Sidomulyo, Desa Kwati, Desa Betero, Desa Magersari, dan Desa Prajurit Kulon. 

Keunikan batik Mojokerto sudah dikenal orang sejak zaman dahulu. Ditilik dari motifnya, batik Mojokerto termasuk batik klasik yang mempunyai kemiripan dengan batik Yogyakarta. Batik ini mempunyai warna dasar putih dengan motif dan coraknya berwarna cokelat dan biru tua. 

Motif batik Mojokerto banyak menampilkan kehidupan alam sekitar. Beberapa motif yang unik dalam pemberian namanya antara lain motif Mrico Bolong, Pring Sedapur, Karo Renteng, Rawan Inggek, Gedeg Rubuh, Sisik Grinsing, Surya Majapait, Matahari, dan Bunga Krizan. Di antara motif-motif batik Mojokerto itu, 6 motif telah dipatenkan, yaitu motif Pring Sedapur, Mrico Bolong, sisik Gringsing, Karo Renteng, Rawan Inggek, dan Matahari. 

Batik Tulungagung 

Seperti halnya Mojokerto, seni dan keterampilan membatik di Tulungagung berkaitan dengan perkembangan tradisi membatik di Kerajaan Majapahit. Ada suatu daerah yang menjadi cikal bakat tumbuhnya tradisi membatik di Tulungagung, daerah itu bernama Bonorowo. Disebut https://sekaliklik.id/pabrik-batik/ demikian karena sebagian wilayahnya terdiri dari rawa-rawa. Pada saat pengembangan wilayah Majapahit, Bonorowo dikuasai oleh searang yang bernama Adipati Kalang yang tidak mau tunduk kepada Kerajaan Majapahit. 

Melalui serangan yang dilancarkan oleh pasukan Kerajaan Majapahit, Adipati Kalang tewas dalam pertempuran yang konon dikabarkan terjadi di sekitar desa yang sekarang bernama Kalangbret. Sejak saat itu, para abdi dan keluarga Kerajaan Majapahit menetap dan tinggal di wilayah Bonorowo. Dari situlah seni dan keterampilan membatik diajarkan dari Majapahit kepada masyarakat Tulungagung. 

Bahan-bahan yang digunakan untuk membatik pada waktu itu adalah kain putih yang ditenun sendiri, dan bahan pewarna dibuat dari soga jambat, mengkudu, nila tom, tinggi, dan sebagainya. Bahan pewarna sintetis dari luar negeri baru dikenalsesudah Perang Dunia Pertama oleh pedagang-pedagang Tiongkok. 

Keunikan batik Tulungagung sudah dikenal orang sejak zaman dahulu. Salah satu corak batik Tulungagung yang terkenal adalah Batik Kalangbret Ditilik dari motifnya, batik Kalangbret termasuk batik klasik yang mempunyai kemiripan dengan batik Yogyakarta. Batik ini mempunyai warna dasar putih dengan motif dan coraknya berwarna cokelat dan biru tua Nama batik Kalangbret diambil dari nama sebuah desa yang menjadi lokasi terbunuhnya Adipati Kalang yang menolak tunduk kepada Kerjaan Majapahit. 

Sejak saat itulah berkembang seni dan eterampilan membatik hingga terbentuk desa wisata batik, seperti Desa Sembung, Desa Majan, dan Desa Simo. Tradisi membatik di desa itu semakin bertumbuh setelah mendapatkan pengaruh dari batik solo dan batik Yogyakarta sekitar abad ke-19. Akibatnya, batik Tulungagung baik corak maupun motifnya banyak menyerap unsur batik Solo dan batik Yogyakarta. 

Adapun beberapa motif batik Tulungagung https://www.google.com/maps/place/Batik+Rozan/@-7.4761828,110.911925,15z/data=!4m2!3m1!1s0x0:0x5479adb837f56331 yang terkenal antara lain motif Buket Ceprik Gringsing, Buket Ceprik Pacit Ungker, Lereng Buket, Klontongan, Kembang Melinjo, Sido Luhur, dan Merak Biru. Batik Tulungagung cenderung lebih berani dalam memadukan warna. Batik Majan dan batik Simo misalnya mempunyai warna dominan yang unik, yaitu perpaduan antara warna merah menyala dari kulit mengkudu warna lainnya dari tom.